Era digital internet yang berkembang begitu pesat melahirkan sebuah alat penerjemahan, yang kita kenal dengan nama "google translate". Layanan ini menyediakan puluhan bahasa di dunia dan diberikan secara gratis. Cara menggunakannya pun juga sangat mudah, anda tinggal memasukan teks yang hendak diterjemahkan kemudian klik enter dan dalam sekejap hasil terjemahan muncul. Lepas dari itu, google translate memiliki keunggulan dan kelemahan yang bisa anda simak seperti di bawah ini.
Keunggulan
- Hasil terjemahan bisa muncul dalam hitungan detik. Anda tinggal memasukan teks kemudian klik bahasa sumber dan dengan sekejap muncullah hasil terjemahan. Disamping itu, google translate juga bisa menampilkan website dengan bahasa yang berbeda.
- Google translate menyediakan puluhan bahasa. Jika anda ingin belajar bahasa asing, anda bisa menggunakan layanan google translate untuk menambah kosakata bahasa asing anda. Anda bisa menerjemahkan dokumen ke berbagai puluhan bahasa yang berbeda.
- Gratis. Salah satu daya tarik google translate karena bebas biaya administrasi alias gratis.
Disamping memiliki keunggulan, google translate juga memiliki kelemahan.
Kelemahan
Kelemahan google translate lebih condong pada hasil terjemahan yang kurang akurat. Google translate hanya akurat dalam menerjemahkan per kata. Google translate tidak mampu menghasilkan terjemahan dari nilai konteks atau budaya dalam bahasa teks yang hendak diterjemahkan. Kami tidak menyarankan anda untuk mentransalte kalimat atau paragraph dengan menggunakan google translate, karena terlalu berisiko. Jika anda tetap ngotot untuk melakukan hal itu, maka anda perlu melakukan usaha revisi/ editing yang perlu memakan waktu lama.
Terjemahan yang bermutu tinggi mesti memiliki keakuratan yang tinggi pula. Dalam hal ini seorang penerjemah harus bisa menyampaikan pesan bahasa sumber ke dalam bahasa target tanpa mengurangi atau melebih-lebihkan informasi. Ada dua parameter untuk menentukan terjemahan yang bermutu:
- Pesan bisa tersampaikan seutuhnya. Inti dari penerjemahan adalah menyampaikan makna/pesan/isi kandungan dalam bahasa sumber ke dalam bahasa target. Keakuratan makna yang tanpa mengurangi atau melebih-lebihkan informasi bisa menjadi salah satu tolak ukur mutu terjemahan.
- Opini/ pendapat penerjemah dihilangkan. Seorang penerjemah tidak boleh mengira-ngira makna/ istilah bahasa sumber yang hendak diterjemahkan. Penafsiran bisa membuat hasil terjemahan menjadi tidak akurat. Maka dari itu apabila seorang penerjemah kurang familiar dengan suatu istilah, maka kita harus membaca/ mencari sumber referensi, sehingga bisa menghasilkan terjemahan yang bermutu tinggi.
Banyak orang memiliki kesan bahwa penerjemah itu pekerjaannya enak dan mudah; mereka hanya menilai dari luar saja, penerjemah kerjanya cuma duduk di depan komputer sambil mendengarkan musik. Lebih dari itu, tugas penerjemah itu sebenarnya penuh dengan tantangan dalam menyampaikan pesan teks bahasa sumber ke dalam teks bahasa sasaran. Adapun tantangan yang harus dihadapai oleh seorang penerjemah dalam mengemban tugasnya, bisa anda simak di bawah ini.
- Seorang penerjemah harus memiliki kecepatan mengetik yang lebih. Kecepatan mengetik tentu saja dapat menghemat waktu kerja, apalagi ketika mengejar deadline. Seorang penerjemah yang memiliki kecepatan pemahaman teks dan pemilihan padanan kata apabila tidak memiliki keahlian kecepatan mengetik bisa memboroskan waktu, efeknya seringkali klien komplain karena deadlinenya tidak terpenuhi. Disini kecepatan mengetik tentu saja bisa ditingkatkan secara otodidak, dengan membiasakan diri setiap waktu untuk meningkatkan kecepatan mengetik di atas keyboard.
- Pemadaman listrik. Salah satu tantangan yang seringkali menghambat kinerja seorang translator adalah karena pemadaman listrik mendadak. Kasus seperti ini bisa saja menghilangkan file yang belum tersimpan ketika penerjemah melakukan pengetikan di komputer. Untuk mensiasatinya, kita bisa memasang UPS untuk menyimpan daya listrik sehingga file bisa kita simpan. Selain itu, penggunaan UPS bisa menjaga keawetan harddisk komputer kita.
- Banyak Membaca Referensi. Seorang penerjemah memang harus jeli dalam memahamai setiap makna dan kata yang hendak diterjemahkan. Sering kali kosakata yang ingin diterjemahkan begitu spesifik (misal spesifik dalam ilmu kedokteran), sehingga penerjemah mesti mencari referensi istilah-istilah dalam bidang kedokteran sehingga hasil terjemahannya memiliki keakuratan dan mutu yang tinggi. Dalam era internet seperti sekarang ini, referensi bisa kita cari melalu mesin pencarian google. Oleh karena itu, seorang penerjemah harus bisa tahan lama di depan komputer untuk membaca referensi.
- Salah ketik dan Salah grammar. Tanpa disadari ketika kita mengetik, seringkali kita melakukan kesalahan ketik (typo) dan salah dalam menerapkan aturan tata bahasa tertulis yang tepat. Untuk menghindari hal seperti ini, kita perlu melakukan pengeditan dengan teliti. Selain itu, kita juga membutuhkan proofreader untuk mengetahui letak kesalahan kita.
Apapun jenis pekerjaannya pasti membutuhkan suatu perlengkapan untuk menunjang kinerjenya. Sebagai seorang penerjemah, seringkali menggunakan software, yakni cat tool. Lantas apa sajakah fungsi cat tool tersebut?

- Cat tool dapat mempercepat proses penerjemahan. Seringkali seorang penerjemah harus menerjemahkan dengan jumlah yang tidak sedikit dan ditekan dengan deadline yang sangat ketat. Dalam kondisi seperti ini tentu saja cat tool sangat membantu penerjemah dalam mempercepat pekerjaannya. Sistem pengaturan translation memory dan terminology melengkapi fitur di dalam sebuah cat tool. Terjemahan yang telah tersimpan di dalam translation memory dapat meringankan pekerjaan penerjemah karena kalimat yang sama tidak perlu diterjemahkan lagi, meski terkadang memerlukan sedikit pengeditan, sehingga membuat waktu kerja lebih effisien. Sistem terminology pada cat tool membantu penerjemah untuk fokus pada istilah-istilah teks yang diterjemahkan, sehingga penerjemah tidak perlu mengingat semua istilah pada bidang teks yang diterjemahkan.
- Cat tool dapat meningkatkan mutu terjemahan. Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa sistem terminologycat tool membantu penerjemah untuk fokus pada istilah-istilah kata pada teks yang diterjemahkan, sehingga pokok pemilihan kata tidak melenceng dari arah isi teks. Hal ini tentu saja dapat menjaga konsistensi sehingga hasil terjemahan memiliki kualitas yang tinggi.
- Cat tool mempermudah proses pengeditan. Setiap teks yang sudah diterjemahkan untuk selanjutnya harus melewati proses pengeditan. Dalam tahap ini, cat tool dapat menampilkan teks bahasa sumber dan teks bahasa sasaran dalam dua bahasa yang tidak sama. Sehingga penerjemah dengan mudah bisa membandingkan hasil terjemahanya dengan teks bahasa sumber dan nantinya bisa menindaklanjuti mana yang perlu diedit dan mana yang tidak.
- Cat tool memberikan peluang besar bagi penerjemah untuk mendapatkan order yang lebih banyak. Jika seorang penerjemah bekerja melalui suatu agensi, maka si agensi itu biasanya memberikan jumlah order yang begitu banyak, sehingga cat tool sangat mutlak digunakan untuk menyelesaikan terjemahan tersebut. Untuk saat ini trados merupakan cat tool yang sering digunakan oleh agensi. Mungkin anda mau mencoba?